Skip to main content

Posts

PROLOG Yang Mencegat, yang Mendorong

https://docs.google.com/document/d/19jRN7bOdyf5o6xXo9JmOsNRPbcAHpAov/edit?usp=drivesdk&ouid=109907114853294974705&rtpof=true&sd=trueMendorong

Epi[logos] Puisi mesti lahir dari gemuruh gairah jiwa membuncah, lalu berakhir pada ekstase yang tak pernah surut

https://docs.google.com/document/d/19g3IcbDqFAySjY2QKwXxURsUivNt9QAk/edit?usp=drivesdk&ouid=109907114853294974705&rtpof=true&sd=true

Mencintai Masa Lampau:Ekspresi Nostalgia dalam Perihal Pulang Milla Lolong

Silakakan:👇 https://drive.google.com/file/d/12MIpm2l-EUyvakJnFmlxM_EKktooiv-b/view?usp=drivesdk  

RITUAL GA KLOBONG; PROSES MEMBANGKITKAN SPIRIT UNTUK MENENUN

Ket: proses memasak minyak kelapa murni Ga Klobong adalah sebuah ritual adat yang dilaksanakan sebelum aktivitas menenun sarung. Ga klobong diambil dari bahasa daerah Lamaholot-Leragere, yakni Ga yang berarti makan dan Klobong yang adalah sebutan untuk kelompok model motif yang dibagi berdasarkan garis keturunan Ibu. Kelompok yang dibagi menjadi dua bagian yakni Klobong Mori atau Motif Hidup dan Klobong Mating atau Motif Mati. Ritual adat ini diyakini sebagai proses pembersihan, penguatan diri dan penyegaran diri serta membangkitkan kembali roh untuk menenun, oleh masyarakat Leragere Kecamatan Lebatukan Kabupaten Lembata Propinsi Nusa Tenggara Timur pada umumnya dan terkhusus oleh masyarakat desa Lewoeleng. Masyarakat Lewoeleng juga yakin bahwa ritual Ga Klobong akan memperlancar segala aktivitas dan proses menenun serta sebagai momen yang membangkitkan spirit untuk menghasilkan motif tertentu yang baru dengan tekstur yang berkualitas sebagaimana yang diidealkan. Menyadari bahwa...